Sabtu, 27 Mei 2017

BERSINERGINYA APLIKASI KESEHATAN DAN OJEK ONLINE (SYNERGY BETWEEN HEALTH APP AND ONLINE "OJEK")


Ilustrasi Sinergi Go-Jek, Go-Med, dan HaloDoc. Sumber logo-logo: Go-Jek, Go-Med, dan HaloDoc. Diedit oleh penulis.

In Bahasa Indonesia (keep scroll down to read in English):

BERSINERGINYA APLIKASI KESEHATAN DAN OJEK ONLINE

KOMPAS.COM – Akses layanan kesehatan yang terhambat karena berbagai kendala seperti jalanan yang macet, jam konsultasi dokter yang terbatas, serta kesulitan dalam mendapatkan obat, saat ini telah mendorong aplikasi ojek online dengan 10 juta pengguna dari Indonesia, Go-Jek, untuk bersinergi dengan aplikasi yang memberikan akses kesehatan secara online, HaloDoc 2.0.

Sinergi ini memungkinkan pengguna untuk dapat mengakses HaloDoc 2.0 melalui aplikasi Go-Med yang ada di dalam Go-Jek. Setelah pegguna melakukan verifikasi, pengguna akan dapat memanfaatkan layanan telemedicine, atau menggunakan media video sebagai sarana untuk berkonsulasi dengan dokter.

Fitur ini juga memungkinan dokter memberikan resep kepada pasien dari jarak jauh, dan dalam 30 detik, pengguna dapat mengetahui dimana obat yang diresepkan dokter itu berada.  Setelah pengguna memesan obat yang telah diresepkan, serta membayar sejumlah biaya yang telah ditampilkan, pengguna akan mendapatkan obat yang diresepkan oleh dokter via driver Go-Jek, yang apabila jarak apotek tersebut berkisar 10 kilometer, maka pengguna cukup menunggu hingga 10 menit saja untuk mendapatkan obat tersebut.

Ada bermacam-macam kategori konsultasi dan obat yang ditawarkan oleh aplikasi ini, dari Batuk dan Flu, Demam, Ibu dan Anak, Mag dan Lambung, Diare, Mata, Otot dan Sendi, Kulit, Anti Nyeri, Vitamin, Consumer Goods, Alergi, Diabetes, Hipertensi, Jantung, Asma, Antibiotik, Antiseptik, Diet, Herbal, dan masih banyak lagi.

Founder dan CEO HaloDoc, Jonathan Sudharta, seperti dilansir oleh Kompas.com pada 28 Mei 2017, Aplikasi HaloDoc kini tengah bekerja sama dengan kurang lebih 1000 apotek yang berada di wilayah Jabodetabek.  Lulusan dari Curtin University Austalia di bidang E-Commerce ini, mengaku banyak belajar dari Go-Jek, yang notabenenya seperti seorang kakak, dan juga sekaligus investor.

HaloDoc 2.0 yang berencana merambah pasar ke 20 kota lain yang dihuni oleh kurang lebih 250.000 driver Go-Jek, diharapkan juga dapat menambah pasar dari apotek. Harapan tersebut dingkapkan oleh Direktur Eksekutif Pengurus Pusat gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Darujatun Sanusi. “Harapannya ini (sinergi HaloDoc dan GoJek), dapat meningkatkan kualitas pelayanan di apotek.” ungkap Pak Darujatun.

Aplikasi HaloDoc 2.0 sendiri sudah bekerja sama kurang lebih dengan 1.900 dokter yang memiliki surat izin praktek dan surat tanda registrasi yang bersedia memberikan konsultasi dalam kurun waktu 24 jam, dimana dokter-dokter tersebut dapat memilih untuk mencantumkan tarif, maupun melakukannya secara sukarela.


Dengan adanya sinergi ini, semoga saja masalah akan akses terhadap konsultasi dokter dan mendapatkan obat, akan dapat diatasi, terutama dapat menjadi jembatan untuk warga Indonesia yang tinggal di daerah tertinggal. 



Illustration of Go-Jek, Go-Med, and HaloDoc synergy.  Logos sources: Go-JekGo-Med, and HaloDoc. Edited by writer.

In English :

SYNERGY BETWEEN HEALTH APP AND ONLINE "OJEK"

KOMPAS.COM – The burden of access to healthcare in Indonesia that caused by traffic jam, limited amount consultation time with physician, and inability to get medicine, strive online “ojek”, an online motorcycle driver service named Go-Jek, that have 10 million users, to make a synergism with an app that give access to physician by video consultation, HaloDoc 2.0.

This synergy enabling user to access HaloDoc 2.0 through Go-Med, a feature of online medicine store, inside Go-Jek app. After user cleared the verification process, user will allowed to get telemedicine based service.

This feature also allowed enabling physician to give distance prescription to user (patient), and in 30 second, user will noticed where the nearest pharmacy is, so user can go to take their medicine. A detailed medicine information and its price will provided, and after user do the transaction, Go-Jek driver can deliver the prescribed medicine to where user place is. If the pharmacy located in radius 10 kilometers from user place, user will only have to wait about 10 minutes.

There are many consultation category and medicine that offered by this app, from Cough and Flu, Fever, Maternal and Neonatal, Gastro intestine and Ulcer, Diarrhea, Eyes, Muscle and Joints, Dermatology, Pain Relieve, Vitamin consumer Goods, Allergies, Diabetes, Hypertension, Heart, Asthma, Antibiotic, Dietary, Herbs, and many more.

Founder and CEO of HaloDoc, Jonathan Sudharta, cited from Kompas.com on May 28 2017, currently expanding its partnership approximately to 1000 pharmacy in Jabodetabek area (means area around Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi that located in West Java). Jonathan that graduate from Curtin University Australia with major in E-Commerce, confess that he learn a lot from Go-Jek, which he admired it as big brother, and his investor.

HaloDoc 2.0 planed to expand its market to other 20 cities in Indonesia where 250.000 Go-Jek driver available around the cities. Executive Director of Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, Darujatun Sanusi, hope that HaloDoc expansion will increase pharmacies market. “Hope this synergy (between Go-Jek and HaloDoc), will impacting on improving pharmacy service quality.”
 
HaloDoc 2.0 itself already made partnership with approximately 1900 registered physicians, who agree to give 24 hour consultation to their user, whether it based on fee service or free service (where physician willing to give their consultation based on volunteerism).
   
With this synergy, hopefully the burden of access to physician consultation and medicine, can be solved, especially for Indonesia society that live in rural areas.




Unknown Web Developer

Yudha Eri Saputra is a pharmacist that have affinity to inspire health innovation through cross information sharing

Selasa, 23 Mei 2017

Review Health App: Samsung Health


yogyauniverseofhealth.blogspot.com
Aplikasi Samsung Health di Play Store
In Bahasa Indonesia (original article)

PLAY.GOOGLE.COM - Kesehatan merupakan hal yang tak bisa dipungkiri dari kehidupan kita sehari-hari, dimana tanpa ada kesehatan, hampir semua aktivitas tidak dapat kita lakukan. Apalagi di zaman sekarang, ketika smartphone sudah menjadi sesuatu yang tidak bisa kita tinggalkan, esensinya sama dengan kesehatan. Hal inilah yang memicu perusahaan teknologi raksasa dari negeri ginseng Kore, Samsung Electronics Co. Ltd, mengeluarkan aplikasi kesehatan untuk memantau berbagai aktivitas kita yang berhubungan dengan kesehatan.

Seperti tagline-nya di Play Store, Lifestyle companion to track your fitness, weight, diet, food & sleep, aplikasi ini mampu memantau aktivitas kita ketika sedang berolah raga, memonitor berat badan kita, memantau apa yang kita makan serta memantau pola tidur kita.
Fitur yang memperlihatkan dimana kita bisa melihat langkah yang telah tempuh dengan teman kita. Source: screenshot 1

Aplikasi yang terhitung pada 23 Mei 2017 telah diunduh oleh lebih dari 100 juta pengguna ini , dapat merekam dan menyimpan aktivitas serta pola hidup sehari-hari kita, sehingga dapat dianalisis untuk dapat membantu dalam mencapai diet yang ditargetkan, maupun menuntun supaya pola hidup berubah menjadi lebih sehat.

Aktivitas yang dapat direkam meliputi jalan, berlari, bersepeda, naik gunung, kegiatan olah raga dari yang indoor seperti bowling, badminton, maupun yang sifatnya outdoor seperti sepakbola. Aktivitas olah raga pemanasan seperti push up, sit up, plank, dan sejenisnya, juga dapat direkam menggunakan aplikasi ini.

Fitur yang memperlihatkan pencapaian kita dibandingkan dengan semua pengguna Samsung Health App, Source: screenshot 2



Aplikasi ini dapat memantau apa yang kita makan, bagaimana pola tidur kita, hingga berapa liter air putih yang sudah kita minum hari ini. Tentunya hal ini sangatlah penting, mengingat apabila kita kurang tidur, hal itu dapat memicu pada berbagai dampak negatif pada tubuh, lalu juga terkait kurangnya minum air, ini dapat menyebabkan hal yang kurang baik pada kesehatan kita, serta tentunya, pola makan yang tidak teratur, sangat mungkin memunculkan penyakit-penyakit kronik kedepannya. 

Fitur yang memperlihatkan dimana kita bisa memantau aktivitas berjalan kita, pola makan kita, serta bagaimana pola tidur kita. Source: screenshot 3


Tak hanya itu, aplikasi ini juga memiliki fitur stress tracker, dimana kita dapat memonitor tingkat stres kita. Stres merupakan hal yang tak bisa dianggap remeh, pasalnya, 75% orang dewasa di Amerika, seperti dilansir gostress.com, mengalami tingkat stress dari sedang ke berat. Apalagi, stress juga dapat membuat performa pekerjaan kita menjadi kurang maksimal.

Fitur yang memperlihatkan berbagai macam pengukuran serta analisis-nya dari berbagai macam aktivitas kita. Source: screenshot 4 


Tentunya, mencegah lebih baik daripada mengobati. Aplikasi yang dapat diunduh gratis ini dapat diunduh oleh siapa saja, selama menggunakan smartphone dengan Android OS minimal 4.4.

Untuk keterangan lebih lengkapnya, saya copas keterangan dari Play Store-nya langsung ya. Hitung-hitung sambil belajar bahasa Inggris, hehe.

Semoga review yang sedikit ini dapat memberikan gambaran kepada Anda akan aplikasi Samsung Health ini.

Bila penasaran, silahkan unduh aplikasinya ya disini

Terima kasih sudah mampir ke yurhealth :)



In English



PLAY.GOOGLE.COM - Health is a precious irreplaceable asset that always become our necessity in our daily life. Nowadays, smartphone also part of life, just like health itself. This what makes super company in South Korea, Samsung Electronics Co. Ltd, unleash their health app, Samsung Health, to track our daily activities that have impact to or health. 

The tagline lifestyle companion to track your fitness weight, diet, food & sleep, representing it's features on monitored our sport activities, our weight, what we eat, and how' s our sleep pattern. 

On May 23 2017, this app already downloaded by more than 100 millions users. This achievement also tailored with its ability to record and stored our daily activity data, so that the system could analyze to give us support on our diet plan and lead us to healthier habit.


Record-able sport activities covers walking, running, hiking, bicycling, and other indoor activities like bowling, or even football, which we ran all over the field.

All of the features are based on science and health facts. Look how's important sleep for us is, what's gonna went wrong when we not recognize how much water do we need for our body, and how dangerous binge eating disorder is.


Stress tracker feature, will allow us to understand our stress level, that will be a great insight to measure how far we go on our daily task for example. As we now, according to American Psychological Association, 75% of adult in U.S. suffering stress from moderate to high level in the past month of this statement release. And of course, stress also have effect our daily work, if not manage well.

Preventing is better than curing. This free app can dowloaded by anyone who have minimum of Android OS 4.4. 

Here's some screenshot that might give you insight of Samsung Health. 


How far we so far? We can track it. Invite your friends to compare and compete. Source: screenshot 1



Where are you among others? Hope you above the average :), Source: screenshot 2


Various daily activities can be tracked, and we can choose what goals  we want to achieve. Source: screenshot 3



Which one you want to measure? Analytics are provided. Source: screenshot 4 
This review is only a small portion. Please take a look for here for more details.


Thanks for stopping at yurhealth :)


source: http://bit.ly/SamsungHealthGPS
Unknown Web Developer

Yudha Eri Saputra is a pharmacist that have affinity to inspire health innovation through cross information sharing

Senin, 08 Mei 2017

OBAT KANKER BERBASIS GEN DARI IBM WATSON



IBM Watson for Cancer Illustration


RESEARCHER.WATSON.IBM.COM - Melalui pemahaman yang mendalam dari mekanisme kanker dan terapi kanker yang terus berkembang secara pesat dalam beberapa dekade ini, masih ada beberapa cara, model dan mode-mode dari terapi yang belum tepat dalam mengatasi isu-isu kesehatan masyarakat yang sesungguhnya. Inovasi yang terus berkelanjutan dan tumbuh meninggi melalui teknologi data seperti next generation sequencing, high-throughput screening, dan mass spectrometry menawarkan kepada para peneliti di IBM dan di tempat lain akan peluang untuk meningkatkan model-model kanker dan mengembangkan sistem-sistem yang mengintegrasi dan menganalisa data untuk memberikan pengobatan yang spesifik pada pasien-pasien kanker.

Para peneliti di IBM sedang mengembangkan dan mengaplikasikan baik secara eksperimental maupun dengan pendekatan komputasi untuk menyimpan, menganalisis data-data tersebut, dan mengerjakan informasi yang terstrukur serta fungsional untuk menentukan komponen-komponen kunci genomik. Dengan mengembangkan sederet data analisis, algoritma-algoritma ilmu komputer, dan teknik-teknik machine learning- baik yang tersupervisi maupun yang tidak, IBM dapat mengidentifikasi serta memprediksi kejadian-kejadian pemicu yang relevan, target-target terapi, serta respon-respon terapi dari kanker.

Para grup peneliti dari IBM yang memiliki latar belakang serta keahlian yang datang dari berbagai disiplin ilmu, tertarik dalam mengembangkan sistem-sistem untuk membantu para dokter untuk memahami data omic pasien mereka menggunakan Watson for Genomics, pemahaman yang lebih mendalam dari mekanisme-mekanisme respon immunoterapi, dan berupaya untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan resistensi obat.

Watson for Genomics
Watson for Genomics (WfG) adalah sistem berbasis cloud yang mengggunakan pendekatan biologi komputasi untuk menganalisa data genomik pasien dan memaparkan mekanisme-mekanisme penyakit yang mungkin, bersama dengan informasi obat anti kanker yang potensial sebagai bahan pertimbangan. WfG menganalisa profil genomik pasien, termasuk mutasi-mutasi, duplikat angka perubahan-perubahan, dan ekspresi perubahan gen untuk mengidentifiikasi gen yang mungkin menjadi pemicu perubahan kanker. Dari perubahan-perubahan ini, target terapi molekuler yang relevan di informasikan berdasarkan informasi obat dan jalur analisis. Dibalik analisis-analisis tersebut, terdapat data yang terstruktur maupun tidak terstruktur dari berbagai sumber tersedia yang terpublikasi, termasuk publikasi-publikasi dari jurnal-jurnal ilmiah yang sudah terinternalisasi dengan menggunakan Natural Language Processing.

Sebagai tambahan dalam memberikan informasi terapi-terapi yang relevan, WfG menyediakan para dokter informasi mengenai rekruitmen untuk uji klinis yang mungkin sesuai dengan kriteria pasien yang ingin mendaftar. WfG secara rutin dan komprehensif memperbaharui sumber data mereka dengan informasi klinis dan kedokteran terbaru, dan menargetkan untuk dapat menghitung seluruh diagnosa dan biomarker-biomarker yang relevan. WfG mentransformasikan kinerja dan waktu proses intensif dari menganalisa data omic skala besar menjadi proses yang sederhana layaknya mengunggah file-file ke dalam cloud dan menerima analisa lengkap, serta laporan yang interaktif dalam waktu 5 menit.

Respon Immunoterapi
Ketika immunoterapi (IT) merepresentasikan senjata baru dan menarik dalam melawan kanker, hanya sebagian kecil pasien kanker mendapatkan manfaat dari perawatan IT. Pada kasus kanker melanoma, dimana IT merupakan terapi yang paling sukses, hanya mampu memberikan tingkat kesuksesan sebesar kurang lebih 40%.

Masih banyak hal yang belum dapat dimengerti oleh para peneliti mengenai mekanisme secara yang efektif memerintahkan sistem imun pasien itu sendiri untuk melawan tumor. Dengan mengintegrasikan para ahli biologi dengan keahlian komputasi model pada data genetik dan genomik, para peneliti di IBM sedang berusaha untuk memahami mekanisme-mekanisme dari respon IT serta memprediksi lebih baik dalam menemukan manfaat terbaik dari terapi-terapi IT yang ada.

Resistensi Obat
Walaupun berbagai peningkatan telah dilakukan melalui terapi kanker, satu hal yang paling menjadi tantangan yang krusial adalah bagaimana cara mengatasi tumor yang telah resisten terhadap obat tumor itu sendiri, baik resistensi itu berkembang dalam beberapa bulan maupun tahunan. Mekanisme yang menyebabakan resistensi tersebut masih belum diketahui dan dapat menjadi luas, serta bergantung pada berbagai macam faktor, seperti jenis kanker, jenis perawatan, genetika pasien, dan genetika tumor.

Para peneliti IBM telah mengumumkan pada November 2016 yang lalu mengenai proyek baru yang berdurasi 5 tahun dengan Broad Institute di Cambridge, Massachusetts, untuk mempelajari resistensi obat. Pada studi ini, 10,000 sampel dari banyak pasien yang mengalami resistensi obat dikumpulkan untuk dijadikan subjek dalam mengurutkan seluruh eksom dari pasien-pasien tersebut. Penelitian ini, ungkap para peneliti dari IBM, akan menjadi kumpulan data yang terbesar dari sejenisnya, dan dengan mengumpulkan berbagai variasi dari jenis pasien dan pengobatan, para peneliti dari IBM memilki kesempatan untuk memahami mekanisme dari resistensi yang didapati oleh subjek.

Dengan mengoptimalkan pendekatan yang bersifat komputasional, termasuk menggunakan IBM Watson untuk menganalisis data dalam skala besar, para peneliti IBM berharap dapat mengungkap berbagai macam tipe dan mekanisme dari resistensi obat yang harapan kedepannya, akan tercipta kemungkinan untuk menghindari resistensi, dan bahkan mencegah resistensi obat tersebut sebelum terjadi.

Semoga tulisan yang didapat dari artikel asli berjudul Cancer Genomic Medicine ini, dapat memberikan inspirasi kepada Anda akan berbagai pengobatan yang mungkin dilakukan di masa depan, atau bahkan di saat ini, dengan mempelajari data-data pribadi kita, terutama data kesehatan pribadi, untuk menciptakan pengobatan yang lebih spesifik, yang diciptakan untuk membuat pengobatan kita menjadi lebih baik.

Link artikel asli: Cancer Genomic Medicine
Unknown Web Developer

Yudha Eri Saputra is a pharmacist that have affinity to inspire health innovation through cross information sharing

Jumat, 05 Mei 2017

Event | Digital Healthcare Show London 2017


Digital Healthcare Show 2017, ExCel London, UK


LONDON - Masa depan dunia kesehatan semakin cerah dengan adanya pendekatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pada tanggal 28-29 Juni 2017 besok, akan diadakan acara bertajuk Digital Healthcare Show 2017 di ExCel, London, UK.


Acara ini diprakarsai dengan maksud untuk menghubungkan para praktisi di bidang kesehatan dijital dengan para akademisi yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia kesehatan dijital. Pada acara ini, panitia berharap, dengan makin banyaknya pertemuan antara praktisi dan akademisi, tentunya dengan pihak pemerintah selaku pembuat kebijakan, dapat membantu dalam menciptakan ekosistem kesehatan dijital yang lebih baik.

National Health Service (NHS), Kementrian Kesehatan di Inggris, menganggarkan sekitar 4 milyar Poundsterling untuk dapat membuat kementrian ini bebas dari kertas, yang artinya segala pencatatan dan pelaporan, akan di fokuskan menggunakan platform digital daripada menggunakan kertas.

Dengan prediksi di tahun 2020 nanti pasar kesehatan dijital akan melejit hingga angka 37 millyar Poundsterling, transformasi dijital yang melibatkan berbagai individu, pendana, pembuat kebijakan, dan masyarakat, akan menjadi peluang yang sangat positif dan menggiurkan apabila dapat menghadiri acara yang akan dilaksanakan di ExCel London ini.

Lebih dari 400 pembicara, 470 pameran start-up serta pelaku usaha di bidang kesehatan dijital, 1500 pers di bidang informasi teknologi, dan 10.149 professional akan hadir di acara yang akan fokus mengkolaborasikan antara akademisi, praktisi, pembuat kebijakan, dan pendana ini.  

Semoga, Anda bisa hadir di acara ini ya, karena Anda berkesempatan untuk dapat mengikuti seluruh acara ini dengan gratis.

Silahkan ikuti link berikut untuk informasi lebih lengkapnya: Digital Healthcare Show 2017 ExCel London

Berikut flyer dijital yang Anda bisa download untuk melihat informasi dan rangakaian acara dari Digital Healthcare Show London 2017.








In English:

LONDON - The future of world of healthcare become brighter with technology approach to improve healthcare quality. On June 28-29 2017, Digital Healthcare Show 2017 will be held in ExCel, London, UK.

This event held in order to connecting professionals in digital health with academic experts that has years of experiences in the same field. Committee of the event wish, that with a lot of social engagement between the practitioners and the academicians, government as policy maker, will help to create better digital health ecosystem.

National Health Service (NHS) budgeting about £4 billions to made the office free from paper, which means, mostly of notes and reports will be prioritized in form of digital paper rather from the trees one. 

In 2020, digital health market will arise up to £37 billions. This big chance and positive opportunity will involving individual player, fund giver, policy maker, and society in this field transformation. The ExCel London event is something too huge to missed.

More than 400 speakers, 470 start-up exhibitions, 1500 press media in ICT, and 10.149 professionals will attend in the event that will focus on academicians, professionals, policy makers, and fund givers.

Hope you can spare your time to come to this event, and hopefully, win a chance to take the free pass!

Here's the link for further information: Digital Healthcare Show 2017 ExCel London

Please take a look closer on these digital flyer to see more information and event run down of Digital Healthcare Show 2017.





Unknown Web Developer

Yudha Eri Saputra is a pharmacist that have affinity to inspire health innovation through cross information sharing

Jumat, 10 Februari 2017

Event | 5th AeHIN General Meeting and Digital Health Conference



Poster 5th AeHIN General Meeting
AeHIN bersama dengan Kementrian Kesehatan dan Olah Raga Myanmar, WHO, Asian Development Bank, UNICEF, dan beberapa organisasi lainnya akan mengadakan konferensi Digital Health Conference and the 5th AeHIN General meeting themed "Achieving the SGD's with ICT" dari tanggal 6-10 Maret 2017 di nay Pyi Taw, Myanmar.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website AeHIN.

Original announcement:
We are pleased to inform you that AeHIN together with Ministry of Health and Sports, The Government of the Union of the Republic of Myanmar, the World Health Organization (WHO), the Asian Development Bank (ADB), United Nations Children's Fund (UNICEF), and other development partners is organizing a Digital Health Conference and the 5th AeHIN General Meeting themed "Achieving the SDG's with ICT" from 06-10 March, 2017 in Nay Pyi Taw, Myanmar. 
The agenda, conference venue, pre-conference workshops, AeHIN business meeting and other details will follow in due course. Please mark your calendars and get ready to join us in Nay Pyi Taw.

Unknown Web Developer

Yudha Eri Saputra is a pharmacist that have affinity to inspire health innovation through cross information sharing

Selasa, 31 Januari 2017

Event | Leaders in Global Healthcare and Technology, LIGHT 2017


Screenshot LIGHT 2017. Sumber: light2017.com

Forum LIGHT: Leaders in Global Healthcare and Technology adalah konferensi 2 hari yang didesain untuk para pemimipin yang berasal dari berbagai bidang yang terdiri dari para eksekutif dan petinggi pembuat kebijakan di ranah pelayan kesehatan untuk mendiskusikan pengembangan terbaru, tantangan-tantangan dan kesempatan-kesempatan yang membentuk industri pelayanan kesehatan. Bekerja sama dengan para ahli dari Silicon Valley, acara ini akan menyuguhkan pengunjung dengan forum yang ideal untuk networking, begitu juga dengan analisis dan pandangan kedepan yang kaya. 


Industri pelayanan kesehatan global sedang berada pada titik balik. Peningkatan personalized medicine, perubahan fundamental bagaiman pelayanan kesehatan membayar itu semua, ledakan data, dan transformasi dari industri ini menuju "global game" hanyalah beberapa hal kecil dari tekanan yang paling kuat untuk memacu pergolakan dari ranah ini. Di waktu yang bersamaan, kemajuan dramatis pada kecerdasan buatan dengan big data yang kemudia disebuty dengan "deep learning" menawarkan potensi dari pandangan yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan kekuatan pasar untuk mereka yang mencari tahu bagaimana menafaatkan alat-alat tersebut.

Forum LIGHT telah dipahamkan untuk membantu ekskutif tinggi pelayanan kesehatan untuk merebut momentum ini.


Tiga partner telah menciptakan Forum LIGHT (The Light Forum). Mulai dari jantung dari Silicon Valley, Roam Analytics adalah pioner dari aplikasi self-learning algorithms dan Roam Health Knowledge Graph yang membukakan jalan kepada lautan data pelayanan kesehatan publik dan privat, dengan tujuan untuk memberikan obat yang tepat kepada pasien yang tepat harga yang terjangkau. Richard Attias & Associates adalah pencipta dan penyidang dari data level tinggi untuk sebuah interaksi, diskusi, dan aksi yang paling dicari di dunia. WPP adalah pemimpin dunia dalam bidang komunikasi marketing, yang telah bertahun-tahun berpengalaman bekerja sama dengan banyak perusahaan pelayanan kesehatan terbesar dunia. 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website resmi LIGHT 2017

Official announcement:

The LIGHT Forum: Leaders In Global Healthcare and Technology is a two-day conference designed for leaders from a broad cross-section of executives and top policy makers in the health-care field to discuss the latest developments, challenges and opportunities shaping the industry. Working hand in hand with leading thinkers from Silicon Valley, the event will provide attendees with an ideal forum for networking as well as rigorous analysis and foresight. 
The global health-care industry is at a turning point. The rise of personalized medicine, fundamental change in how healthcare is paid for, an explosion of data, and the transformation of the industry into a “global game” are just some of the most powerful forces roiling the landscape. At the same time, dramatic advances in artificial intelligence mean that big data and so-called “deep learning” offer the potential of unprecedented insight and market power for those who figure out how to harness these tools.



The LIGHT Forum has been conceived to help the world’s top healthcare executives seize the moment.

Three partners have created The LIGHT Forum. From the heart of Silicon Valley, Roam Analytics is pioneering the application of self-learning algorithms and the Roam Health Knowledge Graph to the ocean of public and private healthcare data, with the goal of delivering the right drugs to the right patients at an affordable price. Richard Attias & Associates is the world’s foremost creator and convener of high-level fora for engagement, discussion and action. WPP, a world leader in marketing communications, has years of experience working with many of the world’s largest healthcare companies.
Unknown Web Developer

Yudha Eri Saputra is a pharmacist that have affinity to inspire health innovation through cross information sharing